
Alhamdulillah washsholatu wassalamu ‘ala rasulillah.
Termasuk perkara yang penting dalam pendidikan adalah penanaman Aqidah kepada anak-anak.
Diantaranya adalah dengan metode pengenalan terhadap nama-nama Allah yang indah dan sifat-sifatNya yang mulia.
Agar mereka selalu ingat dan terhubung kepada Allah dalam segala hal dan kondisi.
So, tidak ada sosok yang paling utama untuk dikenalkan kepada anak selain daripada Penciptanya.
Sabda Nabi shallallahu alaih wasallam kepada Abdullah bin Abbas yang kala itu masih belia, diajarkan supaya ia terkoneksi dengan Allah sejak dini,
إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَـعِنْ بِاللهِ
“Apabila kamu meminta, mintalah kepada Allah, dan apabila kamu memohon pertolongan, mohon pertolonganlah kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)
Pertanyaannya, sebagai orangtua, sebagai ruang dan center belajar utama bagi anak.
Sudah sejauh manakah kita mengenalkan Allah kepada anak-anak kita..?!
Sebab, Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak menyebut pihak lain selain daripada orangtua, yang mana ini menunjukkan bahwa peran besar dan tanggungjawab utama adalah ada pada orangtua terhadap anak-anaknya.
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah. Maka kedua orangtuanya lah yang menjadikannya yahudi, nashrani atau majusi.” (HR. Bukhari-Muslim)
Maksud fithrah adalah dalam keadaan muslim, mengenal Penciptanya dan siap untuk menerima syari’atNya.
Disamping itu, ditambah dengan peran syaithan yang selalu berusaha menyesatkan umat manusia dari agama Allah.
Dalam hadits qudsi Allah azza wajalla berfirman,
إِنِّى خَلَقْتُ عِبَادِى حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ
“Aku telah menciptakan para hambaKu dalam keadaan fithrahnya yang lurus (bertauhid). Lalu mereka didatangi syaithan, maka syaithan membuat mereka menyimpang dari agama.” (HR. Muslim)
Semoga Allah azza wajalla selalu memberikan taufiqNya kepada kita semua; saling bersinergi dalam mendidik shalihin-shalihat di atas agamaNya dan sunnah RasulNya.
Barakallahu fikum jami’an.
Goresan Kepsek ✍????
Ustadz Izzatullah Abduh, M.Pd



